Bayangkan jika Anda menginstal sebuah aplikasi dengan fungsi yang Anda butuhkan namun ketika dijalankan ternyata aplikasi tersebut tidak bekerja sesuai dengan keinginan Anda. Waktu loading yang lama, antar muka yang terlihat rumit untuk dijalankan, dan sebagainya. Apa yang Anda lakukan? Kebanyakan pengguna mobile akan mencopot aplikasi tersebut dan cari aplikasi serupa dengan user experience yang lebih baik. Hal ini bisa saja terjadi pada aplikasi perusahaan/brand Anda untuk strategi sarana pemasaran digital. Ini yang bisa Anda lakukan agar aplikasi Anda tidak langsung ditinggalkan pengguna.

Desain piramida yang mengutamakan UX

Untuk membuat desain yang bisa memuaskan pengalaman pengguna dalam menggunakan aplikasi, Anda bisa membuat susunan strukturnya seperti piramida. Lapisan paling bawah adalah performa aplikasi yang minim bugs, tidak mudah crash, dan kualitas operasional lainnya yang membuat pengguna puas dengan aplikasi. Kemudian setelah performa adalah fungsi yang ditawarkan oleh aplikasi apakah sesuai dengan yang diinginkan pengguna atau tidak? Fokus pada fungsi secara umum bukannya memperbanyak fitur-fitur yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh pengguna. Yang ketiga adalah kemudahan pengguna dalam menggunakan fitur-fitur yang ada pada aplikasi, dan yang terakhir adalah tambahan-tambahan fitur yang bisa menambah kepuasan pengguna.

Perhatikan kepuasan pengguna

Untuk mengukur kepuasan pengguna aplikasi Anda tidak cukup hanya dengan melihat rating dan juga review yang ditinggalkan oleh pengguna. Karena banyak sekali pengguna aplikasi yang tidak puas tidak merasa perlu untuk memberikan review pada halaman unduhan aplikasi Anda namun langsung uninstall begitu saja. Metric yang bisa diperhatikan misalnya adalah berapa banyak jumlah pengunduh aplikasi Anda, berapa banyak pengguna aplikasi harian, berapa banyak pengguna aplikasi harian yang masih bertahan hingga hitungan bulan, dan sebagainya. Dari metrics tersebut bisa membantu mengidentifikasi mana bagian aplikasi yang harus diperbaiki atau ada masalah yang lebih besar dalam performanya.

Fokus pada masalah yang paling mendesak

Bugs, komentar atau review yang buruk dari pengguna akan selalu muncul pada setiap aplikasi. Hal ini biasanya membuat pengembang aplikasi justru banyak fokus untuk memperbaiki hal-hal yang teknis dan mengabaikan masalah yang paling mendesak yaitu: masih relevankah aplikasi Anda dengan yang dibutuhkan oleh pengguna? Update yang diberikan tidak hanya untuk menghilangkan bug namun diparalelkan dengan apa yang pengguna inginkan. Dengan demikian hubungan pengembang/aplikasi dengan pengguna tetap berjalan dengan baik dan loyal.