Kali ini kami mau membahas tentang Cara Mengatasi Masalah Produksi Barang Perusahaan.

Banyak orang yang bertanya mengenai masalah dalam hal produksi, setiap ada pengadaan barang yang siap dijual pasti ada masalah. Misalnya barang yang diproduksi sering mengalami kekurangan dan juga sering kelebihan produksi. Sebenarnya proses produksi tidak akan lepas dari pengadaan bahan baku, bahan pembantu dan tenaga kerja. Agar produksi barang tidak bermasalah ikuti Cara Mengatasi Masalah Produksi Barang Perusahaan berikut ini.

Agar pada saat pembelian bahan – bahan tersebut bisa terencana dengan baik tanpa ada masalah kekurangan atau kelebihan bahan baku dan bahan pembantu, kita harus bisa control pengadaan bahan baku dan bahan pembantu. Agar pengadaan barang teratur, maka buatlah SOP pembelian, supaya kita bisa lebih mudah mengontrol dan meminialisir masalah produksi barang.

SOP pembelian barang bisa tetap berjalan walaupun jumlah karyawan tidak banyak. Buat alur seperti bagian gudang biasanya up to date pada sisa barang yang kemudian mengajukan surat permintaan barang untuk diproses selanjutnya pada bagian pembelian, lalu bagian pembelian mencari referensi distributor barang dan menyeleksi barang sesuai kebutuhan, mulai dari harga, kualitas, sistem pembayaran dan kontrak kerjasama.

Setelah mendapatkan distributor yang sesuai, selanjutnya bagian pembelian meminta surat penawaran harga, lalu menerbitkan PO (Purchase Order). Jika barang sudah diterima dan dikonfirmasi oleh bagian pembelian, maka kemudian bagian gudang memeriksa barang, sesuai pesanan atau tidak.

Selanjutnya yang mengurus pembayaran adalah bagian keuangan. Jangan lupa untuk melakukan semua hal tersebut semua dokumen harus dicatat lengkap, seperti surat order pembelian, daftar distributor, bukti penerimaan barang, kartu stok gudang, dan kontrak kerjasama. Dengan begitu kita akan lebih mudah mengontrol kegiatan pengadaan barang dan tidak ada masalah jika terjadi kesalahpahaman dalam mutasi barang, dan produksi tidak terhambat.

Administrasi yang rapi harus dipelajari dan diterapkan oleh pelaku UKM, supaya jika terjadi masalah, bisa lebih cepat diatasi dan tidak akan salah dalam mengambil keputusan. Semoga artikel cara mengatasi masalah produksi barang perusahaan yang Saya kutip dari UKM sukses bermanfaat untuk kalian.