Untuk membuat sebuah konten yang menjadi elemen penting dalam strategi internet marketing Anda, mungkin sudah banyak riset dilakukan untuk mencari kata kunci yang tepat dan sebagainya. Namun usaha untuk membuat konten yang bisa mendatangkan konversi dan juga pemasukan untuk perusahaan tidak hanya berhenti sampai di situ. Membuat konten berkualitas tinggi untuk mendatangkan konversi juga faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Apa saja yang harus dilakukan untuk konten yang persuasif?

Judul yang menjadi magnet

Judul adalah bagian yang sangat penting dalam sebuah konten artikel karena sebagian besar enggan membuka konten tersebut jika judulnya tidak menarik dan menggambarkan apa yang dicari. Untuk membuat judul yang bisa menjadi magnet Anda bisa menggunakan Headline Analyzer. Sebuah tool yang bisa digunakan untuk mengecek skor dari judul yang Anda miliki, ditambah dengan beberapa saran untuk judul yang lebih efektif.

Penuhi janji judul Anda

Untuk mengkonversikan pembaca konten Anda melakukan apa yang Anda inginkan, setiap kalimat pada konten harus mempertahankan minat pengunjung untuk baca lebih lanjut dan lebih jauh lagi. Sehingga pada bagian akhir artikel pengunjung bisa teryakini untuk melakukan apa yang Anda inginkan (membeli produk, mendaftarkan email, mengunduh aplikasi, ebook, dan sebagainya). Pastikan isi konten sesuai dengan janji yang disiratkan pada judul konten Anda, jangan sampai isi konten terlalu banyak omong kosong hanya untuk menambah jumlah kata namun informasinya minim.

Buat konten yang bisa di-skim

Terutama untuk pengguna  mobile, waktu yang digunakan untuk membuka satu konten hanya kurang dari 20 detik. Biasanya sebelum membaca keseluruhan konten, pengunjung akan melakukan skimming terlebih dahulu untuk mengetahui poin dari konten artikel. Maka dari itu pastikan konten Anda memudahkan pengunjung untuk membaca cepat dengan paragraf yang pendek, bagi menjadi beberapa sub-bab berdasarkan poin yang ingin disampaikan, dan gunakan penomeran.

Tambahkan CTA pada bagian akhir konten

Dalam setiap akhir konten, Anda bisa meyakinkan pengunjung untuk melakukan apa yang ingin Anda dapatkan dari traffic Anda. Misalnya konten digunakan untuk meningkatkan email lists yang bisa sangat penting untuk strategi pemasaran Anda. Untuk menambah email lists, Anda bisa menawarkan konten yang lebih spesifik yang relevan dengan konten yang dibaca, untuk mendapatkannya pengunjung harus memberikan alamat email-nya agar bisa mengunduh konten tersebut.