Sebagai pebisnis jangan pernah menyalahkan orang lain, sebaiknya kita harus mengenali diri sendiri dulu. Sama halnya ketika kita mau berinvetasi, maka ketika berbisnis kita harus mengetahui yang manakah tipe kita. Tipe ini mencakup karakteristik kita, sifat dan sikap yang biasanya kita miliki. Jika kita tidak kenal dengan karakter diri sendiri, maka kita bisa meminta orang lain memperkenalkan siapa kita. Terkadang kita butuh orang lain untuk mengenal siapa kita, mengungkapkan sesuatu yang selama ini tersembunyi dan tidak kita sadari.

Konservatif

Tipe seperti ini cenderung terlalu takut dan banyak berpikir tentang resiko, untung rugi, ketika mau melakukan sesuatu. Di dalam bisnis, mereka akan memilih jenis bisnis yang minim resiko, misalnya franchise sistem tertutup seperti Alfamart dan sejenisnya. Walau usaha tersebut juga mengandung resiko seperti adanya pesaing lain, tetapi tetap saja minim resiko. Kata pengusaha sukses Om Bob tipe seperti ini lebih baik jadi karyawan saja, karena pebisnis tidak akan jauh dari resiko. Oleh sebab itu dalam investasi, tipe orang seperti ini cocoknya di pasar uang seperti deposito, tabungan, obligasi, dsb.

Moderat

Tipe seperti ini hampir sama seperti tipe di atas, tetapi lebih agak berani menghadapi resiko. Dalam berbisnis, tipe seperti ini disebut juga si amphibi, maksudnya seorang karyawan yang tertarik untuk menjalankan bisnis. Hal ini dilakukan, karena ia sadar suatu saat akan pensiun atau terkena dampak buruk dari profesinya sebagai karyawan, jadi bisnis yang ia jalankan adalah tabungan yang akan mekar di masa yang akan datang.

Agresif

Tipe seperti ini istilahnya berkendara tidak mengenal jalanan rata atau pun geradakan, langsung terobos saja. Maksudnya apapun resiko yang menghadang hadapi saja, tidak ada pengusaha sukses yang tidak pernah mengalami kegagalan. Tipe seperti ini jika berhutang mempunyai prinsip seperti mad dog daripada punya hutang kecil, pusingnya kurang greget, lebih baik hutang besar sekalian, supaya benar-benar greget.

Nah, dengan ketiga tipe di atas manakah yang akan kalian pilih ? Kita harus cepat-cepat bercermin, jika tidak punya cermin tanyakan kepada orang lain. Misalnya ada penilaian seseorang kepada kita, tadinya ia berpikir menurutnya kita adalah seseorang yang penakut dalam berbisnis atau konservatif, lalu suatu ketika ada motivasi dari orang lain yang juga pengusaha seperjuangan seperti kita, yang akhirnya membuat kita menjadi tipe moderat sampai ke tipe agresif. Ujung-ujungnya semua pendapat orang lain yang tidak mendukung kita terbantahkan dan kita pun menjadi sukses.

Kali ini itu saja yang bisa Saya sampaikan artikel mengenai tipe dan karakter diri seorang pengusaha yang Saya intip dari UKM sukses. Semoga bermanfaat untuk kalian semua.