Pembaharuan Algoritma Google – Setiap kali terdengar berita akan terjadi update terbaru untuk Algoritma Google, banyak para pemilik situs website yang cemas. Dan mereka juga harus berusaha melewati up-date tersebut agar bisa mendapatkan keuntungan. Google mungkin akan terus mengalami pembaharuan jika masih ada situs yang bermain secara “licik”.

Apa sih pengaruh yang akan diterima dari pembaharuan Algoritma Google ini? Banyak situs website yang mengalami penurunan ranking di halaman pertama Google dan dampaknya adalah traffic pengunjung yang terjun payung (turun drastis). Para pekerja Marketing Internet ini mulai kewalahan dengan adanya Algoritma Google.

Sebenarnya kita tidak perlu khawatir dengan adanya perubahan Algoritma ini, karena ini akan memberikan hasil yang terbaik bagi situs yang Anda miliki. Tetapi disini kita akan lihat situs-situs apa saja yang menjadi mangsa dari pembaruan Algoritma Google Panda :

1. Situs yang memiliki Konten Sedikit

Di dalam sebuah website tentunya harus memiliki banyak konten yang original. Bisa lewat tulisan, video, gambar dan lainnya. Sasaran utama Algoritma Google Panda adalah memusnahkan website yang kontennya sedikit dan tentunya yang tidak memiliki manfaat. Ia juga akan memberikan rank yang rendah terhadap situs yang memiliki konten dengan kualitas buruk. Usahakan konten yang Anda buat ini menarik, bermanfaat, kualitas tinggi agar tetap dipertahankan oleh Google untuk tetap berada di posisi yang paling atas.

2. Banyak Halaman yang Kosong

Penyebab terjadinya halaman sebuah website yang kosong adalah terjadinya error dan belum diperbaiki oleh seorang masterweb nya. Membiarkan halaman ini kosong adalah salah satu tindakan yang sama saja menantang Google Panda. Untuk tidak mengalami perubahan Google Panda, maka Anda harus membenarkan halaman kosong tersebut menggunakan webmaster dan harus diperbaiki sampai benar-benar selesai.

3. Spam Iklan

Banyak para pemilik sebuah website yang mendapatkan skala iklan yang cukup tinggi. Para pembaca pun harus scroll-down dan menghabiskan waktu untuk dapat menemukan artikel yang ditulis. Situs yang seperti inilah yang juga merupakan target Google Panda.

4. Membeli Link

Jual-beli link hukumnya dilarang apalagi tujuannya untuk meningkatkan peringkat SEO. Siapapun yang diketahui telah melakukan hal yang merugikan ini akan mendapatkan penalti dari Google. Biasanya para blogger yang menjual link alasannya adalah untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Namun banyak diantara mereka yang tidak memperhatikan isi konten tersebut. Praktik jual-beli link ini adalah blackhat SEO. Anda yang menggunakan hal seperti ini harus menerima akibatnya.

Semoga bermanfaat 🙂