Hello, AMPs

Tertarik ingin mencoba karir di ranah digital marketing, tapi masih bingung apa bidang spesifik yang ingin kamu kuasai? Meskipun boleh-boleh saja kalau kamu ingin menguasai lebih dari satu bidang, tak ada salahnya jika kamu kenali dulu apa saja profesi di dunia digital marketing sebelum kamu memutuskan untuk belajar SEO, online ads, atau social media marketing. Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!

Social Media Specialist

Profesi ini lahir setelah maraknya penggunaan platform media sosial bagi para pelaku bisnis. Artinya, media sosial sekarang tak sekadar jadi tempat untuk berinteraksi dengan teman, tapi juga untuk menjalankan bisnis, lho!

Meski begitu, karena populasi media sosial jelas adalah manusia, tentu kamu perlu pendekatan khusus agar bisa berjualan lewat platform ini. Karena itu, seorang social media specialist juga harus jago menulis copy alias copywriting, analisis, membangun engagement dengan audiens, desain, bahkan hingga budgeting.

Content Marketing Specialist

Dalam hal digital marketing, konten memainkan peran vital. Sebab, konten adalah apa yang audiens lihat, baik itu di media sosial, website, marketplace, iklan, maupun platform lainnya.  Oleh karena itu, konten pemasaran harus dibuat secara spesifik berdasarkan riset dan analisis, alias bukan secara sembarangan. Sebab, tentu konten yang dibuat harus dapat memenuhi tujuan, kan?

Misalnya konversi alias penjualan, lead generating, atau brand awareness. Di sinilah peran seorang content marketing specialist dibutuhkan. Dan dalam menjalankan
pekerjaannya, seorang content marketing specialist tidak selalu melakukannya sendiri, tapi bisa berkolaborasi dengan desainer grafis, copywriter, dan video editor.

Conversion Rate Optimization Specialist

Conversion rate alias tingkat konversi mengacu pada persentase pengunjung suatu website untuk melakukan konversi. Artinya, pengunjung atau traffic yang dimaksud bukan hanya pengunjung yang masuk dan menjelajahi isi website saja, tapi mereka yang masuk sampai terjadi konversi di dalam website, ya!

Nah, yang dimaksud konversi di sini tak hanya sebatas pada terjadinya transaksi di dalam website. Tapi bisa juga mendaftar jadi member, mengklik tombol subscribe atau follow, mengirimkan alamat email untuk berlangganan newsletter, dan sebagainya.

Tugas seorang conversion rate optimization (CRO) specialist sendiri adalah untuk membantu meningkatkan konversi. Oleh karena itu, seorang CRO specialist akan merancang sebuah journey atau pengalaman yang mudah dan nyaman untuk para pengunjung website agar konversi yang dikehendaki tercapai.

SEO Specialist

Salah satu profesi yang paling umum dan populer dalam ranah digital marketing adalah SEO specialist. Oleh karena itu, tak heran jika ada banyak orang yang mengikuti kursus SEO agar bisa mempelajari SEO dan menjadi pakar di bidang ini.

Seorang SEO specialist bertanggung jawab untuk meningkatkan traffic sebuah website, tapi secara organik dengan memanfaatkan mesin pencari alias search engine seperti Google. Traffic yang dijaring oleh SEO specialist ini yang kemudian digunakan CRO specialist agar dapat menghasilkan konversi.

Oleh karena itu, bisa kamu simpulkan kalau SEO dan CRO specialist memang memiliki tugas yang berkaitan, namun bidang dan strateginya berbeda. Pasalnya, tujuan dari masing-masing profesi tersebut juga berbeda.

Dalam menjalankan tugasnya, seorang SEO specialist menggunakan kata kunci tertentu untuk mengoptimasi sebuah website. Berbagai strategi dan metode optimasinya sendiri juga bisa kamu pelajari ketika kamu belajar SEO.

Tapi, tentunya strategi SEO yang dilakukan harus mengikuti panduan dari mesin pencari seperti Google. Kalau tidak, salah-salah website-nya malah kena ban dan tidak akan bisa masuk listing lagi, alias tidak bisa dicari lewat search engine.

Kursus Internet Marketing Jakarta DUMET School

Download Ebook : Step untuk sukses

Masukkan nama dan email Anda lalu klik tombol download

Terimakasih sudah download, cek email Anda sekarang ! dan klik link konfirmasinya