Hello, AMPs
Tips Agar Produk Cepat Terjual dengan Copywriting

Tips Agar Produk Cepat Terjual dengan Copywriting

Tips Agar Produk Cepat Terjual dengan Copywriting – Bicara soal Digital Marketing atau Internet Marketing saat ini, pastinya tidak bisa dipisahkan dari istilah copywriting. Istilah copywriting ini sangat ajaib karena hanya dengan menggunakan dan memainkan kekuatan kata-kata saja sudah bisa membantu memasarkan produk dengan cukup baik!

Oleh karena itu, untuk kamu yang saat ini sedang mempelajari Digital Marketing, tak akan ada salahnya jika kamu mempelajari copywriting juga. Pada artikel ini, DUMET School akan membagikan beberapa kata atau istilah ajaib yang biasa digunakan dalam copywriting untuk membantu produk atau jasamu menjadi terjual dengan cepat.

Langsung saja, yuk! Ini dia Tips Agar Produk Cepat Closing dengan Copywriting:

Call To Action

Siapa yang sering mendengar istilah call to action ini? Dalam copywriting, penggunaan call to action ini biasanya berhubungan dengan adanya sebuah tombol dan ada di dalam landing page atau halaman produk yang berisi tulisan seperti:

  • Beli Sekarang
  • Download
  • Daftar Gratis
  • Ambil Diskon Ini
  • Berlangganan
  • dan lain-lain

Tombol ini biasanya sering diulang-ulang juga agar calon customer merasa terus ingat dan ingin membelinya.

Kata yang Mendesak

Hal ini tentunya sudah sering dilakukan para pemilik online shop saat sedang melakukan promosi di social medianya. Kamu pasti pernah membaca atau melihat strategi promosi seperti ini, bukan?

  • tunik ini hanya ada 50pcs saja!
  • siapa cepat dia dapat!
  • potongan 50K hanya untuk pembelian hari ini di jam 15:00-16:00
  • gratis ongkir untuk pembeli di hari ini
  • dan lain-lain

Dengan menggunakan kata-kata yang menyiratkan seperti ada stok produk yang terbatas atau pun waktu promo yang dibatasi, bisa membuat calon customermu merasa terdesak dan ingin segera membeli produkmu.

Bisa dibilang, cara ini cukup efektif karena ada banyak yang sudah menggunakan tips ini!

Layanan GRATIS

Saat ini, siapa sih yang tidak suka dengan hal-hal berbau GRATIS? Kamu yang sedang membaca ini juga pasti sangat suka dengan hal-hal gratisan bukan? Hehehe.

Kamu bisa menggunakan tips ini di usahamu sebagai promosi. Beberapa contoh layanan GRATIS yang bisa atau sering ditemukan adalah sebagai berikut:

  • buy 1 get 1
  • beli minimal 100K dapat produk A GRATIS!
  • beli produk A GRATIS voucher belanja
  • GRATIS ongkir untuk pembelian minimal 90K
  • beli produk bundle GRATIS voucher minuman
  • dan lain-lain

Pancing dengan Garansi

Garansi adalah salah satu hal yang bisa membuat customer menjadi mudah percaya dengan produk yang dijual. Jika kamu memiliki produk atau jasa yang kamu rasa sudah benar-benar berkualitas bagus, ada baiknya untuk memberikan garansi kepada customer yang membeli produk atau jasamu.

Beberapa contoh penggunaan garansi dalam bisnis yang bisa digunakan adalah:

  • Garansi uang kembali jika tidak puas
  • Garansi dapat produk bundle jika produk tidak sesuai harapan
  • Garansi dapat produk B jika produk yang sampai bocor
  • Garansi dapat sayur B jika sayur A tidak segar
  • dan lain-lain

Dapatkan Jawaban “YA”

Hal ini tentunya bisa kamu aplikasikan secara online (di website atau social media) atau pun offline. Hal ini bisa digunakan jika mungkin ada customer yang pada awalnya memang belum pernah mencoba atau tahu tentang suatu produk, tapi sudah sok tahu dan mungkin meremehkan produk atau jasa yang ditawarkan.

Sebagai contoh, kamu bisa gunakan beberapa kata seperti:

  • Apa kamu ingin mendapatkan tubuh yang dibilang “body goals“?
  • Bosan dengan ucapan orang-orang yang menyakitkan tentang jerawatmu?
  • Ingin mendapatkan kulit yang bersih dan mulus?
  • Mau kan dapat omset puluhan hingga ratusan juta?
  • Bosan tertipu iklan?
  • Ingat tembok rumahmu yang lembab?
  • Apakah kamu ingin mendapatkan diskon hari ini?

Pastikan semua jawaban adalah “YA”, kamu bisa membuat variasi pertanyaannya lebih detail dan lebih banyak lagi.

Lalu, bisa follow up dengan adanya tombol Call to Action yang berisi tulisan “YA, beli sekarang“.

Dengan kata-kata tersebut, secara psikologis bisa membantu calon customer dalam mempengaruhi pengambilan keputusan. Jika relate dengan keadaan calon customer, mereka akan merasa ingin segera membelinya.

Bagaimana? Terlihat cukup mudah bukan? Mungkin pada awalnya akan terasa sulit karena kamu belum terbiasa. Tapi, jika kamu sudah biasa dan sering melakukan praktik, tentunya beberapa tips ini akan menjadi cukup mudah dan bisa menghasilkan sesuatu.

Jika kamu ingin belajar lebih detail mengenai copywriting dan digital marketing, kamu bisa mendaftarkan diri kamu ke DUMET School dengan mengambil paket kursus digital marketing.

Tips dan Trik Berjualan Online di Marketplace

Tips dan Trik Berjualan Online di Marketplace

Tips dan Trik Berjualan Online di Marketplace – Berada di zaman ini tentunya tak bisa terhindar dari canggihnya teknologi dan juga internet. Beberapa aspek dalam kehidupan pun tidak bisa dipisahkan dengan adanya teknologi dan internet. Salah satunya adalah melakukan jual beli secara online.

Hal ini menjadi tidak aneh lagi. Mulai dari menjajakan, berjualan, membeli dan melakukan transaksi saja bisa dilakukan secara online. Bahkan, saat ini sudah ada banyak marketplace yang menyediakan jual beli online seperti Shopee, Tokopedia, BukaLapak, OLX, dan lain-lain. Melakukan kegiatan jual beli online juga bermanfaat agar penjual bisa menjangkau customer yang berada di luar domisili. Jadi, tentu saja bisa meningkatkan penjualan menjadi lebih baik lagi.

Nah, DUMET School punya beberapa tips dan trik untuk kalian yang sedang berjualan online agar produk menjadi laku dan ramai customer.

Menggunakan Desain Foto Produk yang Menarik

Jika tokomu masih kecil atau bahkan kamu memiliki sedikit budget, kamu bisa memanfaatkan smartphone yang kamu gunakan untuk mengambil gambar produkmu. Pastikan untuk mengambil foto atau membuat desain produk yang menarik agar bisa dilirik customer.

Untuk mendapatkan foto yang menarik, kamu bisa pelajari phone photography dan membuat mini studio yang bisa kamu lihat tutorialnya di internet. Gunakan juga beberapa aplikasi desain seperti canva atau yang sejenisnya agar desain produk menjad lebih enak dilihat.

Buat Judul & Deskripsi Produk yang Menarik

Jika kamu sedikit paham dengan SEO, kamu bisa mengapilkasikan teknik SEO dalam membuat judul dan juga deskripsi di toko onlinemu agar bisa meningkatkan traffic toko online.

Jangan hanya mengandalkan foto produk yang menarik saja, bahkan kamu juga bisa mengaplikasikan copywriting.

Mengaktifkan Fitur Gratis Ongkir

Siapa yang tak akan tergiur dengan gratis ongkos kirim? Di marketplace sekarang ini sudah banyak tersedia fitur gratis ongkir, bebas ongkir atau no ongkir yang bisa pemiliki toko online aktifkan agar pembeli tidak perlu ribet membayar ongkos kirim lagi.

Aktifkan fitur ini agar pembeli menjadi lebih tertarik untuk membeli di toko onlinemu.

Pastikan Status Tokomu Selalu Online

Rajinlah dalam membuka dan mengecek toko onlinemu setiap waktu. Tentunya kamu pasti pernah melihat bukan status toko yang online dan tidak online. Jika sedang tidak online, statusnya akan menjadi last seen xx ago.

Pastikan untuk sering login ke tokomu. Karena, misalnya jika seminggu sekali online-nya, ini akan menumbuhkan rasa ketidakpercayaan customermu, bukan?

Balas Chat dengan Fast Response

Sama seperti status online, pastikan juga untuk membalas chat customer dengan fast response. Siapa tahu customermu sedang mencari produk dan menemukannya di 2 toko online, salah satunya adalah milikmu.

Jika toko online sebelah membalas lebih cepat daripada tokomu, customer sepertinya akan memilih membeli produk dari yang tercepat membalas karena merasa sudah puas dan peracaya.

Layani Customer dengan Ramah

Hal ini masih banyak dilupakan oleh beberapa toko online bahkan toko online yang sudah besar. Jika tokomu sudah melakukan semua yang disebutkan di atas dan ternyata tidak ramah ke customer, ini akan menjadi masalah.

Berikan pelayanan yang baik, sabar dan ramah agar customer menjadi yakin dan tertarik untuk membeli di tokomu. Jika sudah merasa nyaman, customer ini bisa menjadi customer tetap di tokomu, loh!

Bagaiman tips dan triknya? Cukup mudah bukan? Jika kamu praktekkan semuanya namun masih terasa sepi, kamu bisa memasarkan produk atau tokomu dengan melakukan Paid Promote, Endorse, atau membuat iklan di marketplace, social media ads mau pun Google Ads.

Semoga artikel ini bermanfaat ya!

4 Profesi Menjanjikan di Bidang Digital Marketing

4 Profesi Menjanjikan di Bidang Digital Marketing

Tertarik ingin mencoba karir di ranah digital marketing, tapi masih bingung apa bidang spesifik yang ingin kamu kuasai? Meskipun boleh-boleh saja kalau kamu ingin menguasai lebih dari satu bidang, tak ada salahnya jika kamu kenali dulu apa saja profesi di dunia digital marketing sebelum kamu memutuskan untuk belajar SEO, online ads, atau social media marketing. Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!

Social Media Specialist

Profesi ini lahir setelah maraknya penggunaan platform media sosial bagi para pelaku bisnis. Artinya, media sosial sekarang tak sekadar jadi tempat untuk berinteraksi dengan teman, tapi juga untuk menjalankan bisnis, lho!

Meski begitu, karena populasi media sosial jelas adalah manusia, tentu kamu perlu pendekatan khusus agar bisa berjualan lewat platform ini. Karena itu, seorang social media specialist juga harus jago menulis copy alias copywriting, analisis, membangun engagement dengan audiens, desain, bahkan hingga budgeting.

Content Marketing Specialist

Dalam hal digital marketing, konten memainkan peran vital. Sebab, konten adalah apa yang audiens lihat, baik itu di media sosial, website, marketplace, iklan, maupun platform lainnya.  Oleh karena itu, konten pemasaran harus dibuat secara spesifik berdasarkan riset dan analisis, alias bukan secara sembarangan. Sebab, tentu konten yang dibuat harus dapat memenuhi tujuan, kan?

Misalnya konversi alias penjualan, lead generating, atau brand awareness. Di sinilah peran seorang content marketing specialist dibutuhkan. Dan dalam menjalankan
pekerjaannya, seorang content marketing specialist tidak selalu melakukannya sendiri, tapi bisa berkolaborasi dengan desainer grafis, copywriter, dan video editor.

Conversion Rate Optimization Specialist

Conversion rate alias tingkat konversi mengacu pada persentase pengunjung suatu website untuk melakukan konversi. Artinya, pengunjung atau traffic yang dimaksud bukan hanya pengunjung yang masuk dan menjelajahi isi website saja, tapi mereka yang masuk sampai terjadi konversi di dalam website, ya!

Nah, yang dimaksud konversi di sini tak hanya sebatas pada terjadinya transaksi di dalam website. Tapi bisa juga mendaftar jadi member, mengklik tombol subscribe atau follow, mengirimkan alamat email untuk berlangganan newsletter, dan sebagainya.

Tugas seorang conversion rate optimization (CRO) specialist sendiri adalah untuk membantu meningkatkan konversi. Oleh karena itu, seorang CRO specialist akan merancang sebuah journey atau pengalaman yang mudah dan nyaman untuk para pengunjung website agar konversi yang dikehendaki tercapai.

SEO Specialist

Salah satu profesi yang paling umum dan populer dalam ranah digital marketing adalah SEO specialist. Oleh karena itu, tak heran jika ada banyak orang yang mengikuti kursus SEO agar bisa mempelajari SEO dan menjadi pakar di bidang ini.

Seorang SEO specialist bertanggung jawab untuk meningkatkan traffic sebuah website, tapi secara organik dengan memanfaatkan mesin pencari alias search engine seperti Google. Traffic yang dijaring oleh SEO specialist ini yang kemudian digunakan CRO specialist agar dapat menghasilkan konversi.

Oleh karena itu, bisa kamu simpulkan kalau SEO dan CRO specialist memang memiliki tugas yang berkaitan, namun bidang dan strateginya berbeda. Pasalnya, tujuan dari masing-masing profesi tersebut juga berbeda.

Dalam menjalankan tugasnya, seorang SEO specialist menggunakan kata kunci tertentu untuk mengoptimasi sebuah website. Berbagai strategi dan metode optimasinya sendiri juga bisa kamu pelajari ketika kamu belajar SEO.

Tapi, tentunya strategi SEO yang dilakukan harus mengikuti panduan dari mesin pencari seperti Google. Kalau tidak, salah-salah website-nya malah kena ban dan tidak akan bisa masuk listing lagi, alias tidak bisa dicari lewat search engine.

Tips Internet Marketing dengan PPC

Tips Internet Marketing dengan PPC

Internet Marketing memberikan kemudahan pada pelaku bisnis untuk memasarkan bisnisnya. Ada banyak ragam jenis online marketing yang dapat anda pilih. Hampir semuanya relatif lebih terjangkau dari iklan konvensional. Salah satu bentuk internet marketing yang dapat anda pilih adalah Pay Per Click (PPC). Iklan berbayar ini memungkinkan anda untuk memasang banner pada website atau blog orang lain.Mau tahu lebih detail yuk ikuti artikel dari kami kursus google ads private online. (more…)

Apa Itu Google AdWords dan Mengapa Kita Membutuhkannya?

Apa Itu Google AdWords dan Mengapa Kita Membutuhkannya?

Google AdWords yaitu teknik menjalankan iklan digoogle, cukup sederhana bukan? tetapi ada banyak hal yang harus kita pahami di Google Adwords . Adwords bisa sangat menggiurkan atau bahkan bisa sangat menakutkan. Tentunya bisa menggiurkan jika kalian melakukannya dengan benar dan memang belajar dengan orang yang tepat di kursus google adwords private online, begitu sebaliknya bisa sangat menakutkan jika kalian “asal” pasang iklan. (more…)

Memahami Apa Itu Ad Rank di Google Ads

Memahami Apa Itu Ad Rank di Google Ads

Seperti yang telah dibahas di artikel Apa itu google Ads dan bagaimana cara kerjanya? Ad Rank atau Peringkat Iklan adalah metrik yang digunakan Google untuk menentukan urutan iklan penelusuran berbayar yang ditampilkan di SERP.

Mengapa iklan Anda tidak mendapatkan banyak klik meskipun telah meningkatkan bid? Padahal Anda sudah menggunakan bahasa iklan yang menarik seperti promosi dan lainnya? Apa yang harus Anda lakukan? Jika ingin mengetahuinya Anda wajib membaca lebih lanjut apa itu Ad Rank atau gabung bersama kursus google adwords private online. (more…)